Langsung ke konten utama

Dari Yogyakarta Untuk Indonesia

Menyelami Rekam Jejak Yogyakarta  

Sumber : https://unsplash.com/it/s/foto/Yogyakarta (Fakhri Labib)
    Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan provinsi dengan seribu keunikan. Provinsi yang dijuluki “Kota Budaya,” ini tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga kuliner dan keindahan alamnya. Lahirnya Yogyakarta ditandai dengan perjanjian giyanti yang membagi wilayah Kesultanan Mataram menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Wilayah Yogyakarta dipilih oleh pemimpinnya, Pangeran Mangkubumi atas pertimbangan bahwa wilayah tersebut berada diantara gunung dan laut (Gunung Merapi dan Laut Selatan) yang dipercaya dapat membawa kemakmuran bagi Yogyakarta. 
    Pangeran Mangkubumi sebagai Sultan Hamengkubuwana I merumuskan banyak nilai kebudayaan pada Yogyakarta, diantaranya tata kota Yogyakarta yang menggambarkan perjalanan hidup manusia dari lahir hingga wafat, yang digambarkan melalui penamaan jalan di sekitar keraton, alun-alun, dan tugu. Tanaman serta bangunan yang ada di sekitar pusat pemerintahan Yogyakarta juga memiliki fungsi dan makna filosofisnya sendiri. Tidak hanya itu, masyarakat Yogyakarta dikenal memiliki gaya hidup ‘slow living’ yang bahagia dan selalu menerima pemberian Tuhan, atau disebut dengan narima ing pandum yang disertai dengan budaya gotong-royong yang kuat. 
    Budaya gotong royong yang mengakar kuat pada kehidupan masyarakat, memberikan inspirasi pada salah satu tokoh, yakni Ibu Rika Fatimah P.L. untuk membentuk suatu gerakan gotong royong wirausaha yang diberi nama G2RT (Global Gotong Royong Tetrapreneur) yang bertujuan untuk gerakan membawa dan mengenalkan kearifan lokal Indonesia secara global. 
    Desa Girirejo menjadi satu desa pertama yang menjadi anggota dari G2RT dengan produk unggulannya. Desa Girirejo telah berhasil melaksanakan pilar satu yakni rantai, yang mana produk yang dihasilkan oleh tiap desa tidak hanya diproduksi oleh satu rumah tangga, tetapi merupakan hasil kolaborasi beberapa rumah tangga, sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian desa. 

Oleh : Naurah Batrisyia Handoyo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sustainable Business Processes : A Key to Long Term Sucess in the Corporate World

Sustainable Business Processes : A Key to Long Term Sucess in the Corporate World Nowadays, we identify sustainability as "sustainable actions," that have a positive impact on environtment. But why we always think and act like that? Simply because environtment is the most visible part to society.  Sustainable on Business Process does not only  about environment, but also includes sustainability of people, prosperity, and purpose on business itself. Sustainable business earns prosperity by being socially responsible and wise in using resources.  The Global Reporting Initiative (GRI) reports that 92% of the world's largets companies now publis their Corporate  Social Responsibility (CSR) reports. Most of firms use CSR as one of thei sustainability business process and strategy. CSR can be analogous as cost incurred by firms to pay people who are allowed them to run their businesses. Firms usually providing educational support such as scholarships to realize their CSR. ...